Rumus Kecepatan, Menghitung Jarak Kecepatan dan Kelajuan

Rumus Kecepatan, Menghitung Jarak Kecepatan dan Kelajuan

Rumus Kecepatan, Menghitung Jarak Kecepatan dan Kelajuan – Kali kami akan membahas tentang rumus kecepatan untuk menghitung jarak kecepatan dan kelajuan pada suatu benda yang bergerak dengan mesin maupun dengan gaya. Seperti yang sudah kami jelaskan pada artikel sebelumnya, bahwa suatu kecepatan akan dipengaruhi oleh suatu gaya oleh manusia tersebut. Tetapi pada artikel ini terdapat jarak dari suatu benda yang ditempuh. Misalkan kita sedang bepergian ke luar kota menggunakan sepeda motor, pasti pada saat motor tersebut melaju, teman-teman melihat kearah spedometer. Dimana speedometer tersebut akan menunjukkan jarak dan waktu kecepatannya pada saat teman-teman berkendara.

 

Jarak dan perpindahan adalah besaran Fisika yang saling berhubungan dan keduanya memiliki dimensi yang sama, tetapi memiliki makna fisis yang berbeda. Jarak merupakan besaran skalar, sedangkan perpindahan merupakan besaran vektor. Perpindahan adalah perubahan posisi benda ditinjau dari posisi awal dan posisi akhir benda tersebut. Jarak dan perpindahan sangat berhubungan. Jarak menyatakan berapa jauh benda berpindah, sedangkan perpindahan menyatakan berapa jarak perpindahan benda dari posisi awalnya ke posisi akhirnya yang disertai dengan arah perpindahan tersebut. Kedua istilah ini mewakili apa yang disebut besaran skalar dan besaran vektor. Jarak merupakan besaran skalar karena hanya menyatakan nilai saja, yaitu berapa jaraknya. Di sisi lain perpindahan merupakan contoh dari besaran vektor yaitu besaran yang selain harus dinyatakan nilainya juga harus dinyatakan arahnya. Satuan kecepatan dalam si adalah untuk menyatakan ukuran perpindahan atau jarak adalah meter.

 

Pada gerak satu dimensi, perpindahan bernilai positif jika arahnya ke kanan dan negatif jika arahnya ke kiri. Jika benda bergerak dari posisi x1 ke posisi x2, perpindahannya (∆x) dapat dituliskan sebagai:

∆x = x2 – x1

 

Dalam suatu jarak pasti memiliki kelajuan dan kecepatan untuk menempuh suatu jarak tersebut. Taukah anda pengertian kelajuan dan kecepatan ? Kelajuan merupakan besaran skalar, sedangkan kecepatan merupakan besaran vektor. Nilai yang terbaca pada speedometer adalah nilai kelajuan sebuah mobil karena yang terbaca hanya nilainya, sedangkan arahnya tidak ditunjukkan oleh alat ukur tersebut. Pada kelajuan dan kecepatan yang ditempuh juga memiliki hubungan dengan jarak pada suatu benda. Dimana jarak dibagi waktu disebut kecepatan. Jadi pada suatu jarak akan terjadi suatu kecepatan dalam waktu yang ditentukan.

 atau 

 atau 

 

Pada artikel diatas kami sudah menjelaskan tentang jarak, kelajuan dan kecepatan pada sutu benda yang bergerak. Saat ini kami memberikan teman-teman contoh soal kelajuan dan kecepatan pada suatu benda bergerak tersbeut. Bukan hanya itu, kami juga menyediakan semua conoth soal yang berhubungan dengan jarak pada suatu benda dan contoh soal kelajuan dan kecepatan. Maka dari itu teman-teman simak baik-baik contoh-contoh soal yang kami berikan :

 

Contoh soal :

1. Budi berjalan ke barat sejauh 50 meter lalu berbalik arah ke timur sejauh 10 meter. Jarak dan perpindahan yang ditempuh budi adalah ?

Jawaban :

Jarak = 50 m + 10 m = 60 m
Perpindahan = 50 m – 10 m = 40 m

 

2. Jarak dari kota A ke kota B 100 Km. Sebuah kendaraan melaju dengan kecapatan rata-rata

50 Km/jam. Jika kendaraan tersebut berangkat Pukul. 05.00. hitunglah :

  1. Berapa lama waktu yang ditempuh ?
  2. Pukul Berapakah Kendaraan tersebut tiba di kota B ?

Jawaban menghitung kecepatan :

  1. Waktu yang ditempuh = 100 Km : 50 Km/jam = 2 jam
  2. Tiba di kota B = Pukul 05.00 + 2 jam = Pukul 07.00

 

3. Contoh percepatan, Badu bersepeda dari rumah ke pasar dengan kecepatan 130 meter/menit. Ia tiba dipasar dalam waktu 15 menit. Berapa meter jarak rumah badu dari pasar?

Jawaban :

s = v x w = 130 meter/menit x 15 menit = 1950 meter

Jadi jarak rumah badu dari pasar adalah 1950 meter.

 

4. Rizky mengendarai mobil dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Ia berangkat dari kota Jakarta menuju kota Bandung pukul 04.00. Jika Ia tiba di kota Bandung Pukul 07.00. Berapa Km-kah jarak yang telah ditempuh Rizky ?
Jawaban :
Rumus jarak tempuh

Waktu yang ditempuh = waktu tiba  –   waktu berangkat
= Pukul 07.00   –   Pukul 04.00
= 3 jam

Jarak yang ditempuh = kecepatan    X    waktu
= 60 km/jam   X   3 jam
= 180 km
Jadi Rizky telah menempuh jarak 180 km yaitu dari Jakarta ke Bandung.

 

5. Doni berangkat kerumah toni mengendarai sepeda motor. Jarak yang ditempuh roni adalah 4,5 km. jika waktu yang ditempuh toni adalah 900 sekon, maka berapakah kecepatan doni untuk menempuh jarak sekian?

Jawaban :

Jarak = 4,5 km = 4500 m.

Waktu = 900 s.

Kecepatan = jarak / waktu

Kecepatan = s/t

Kecepatan = 4500/900

Kecepatan = 5 m/s.

 

6. Dika berangkat kesekolah mengendarai sepeda dengan waktu tempuh 15 menit. Kecepatan sepeda dikaadalah 10 km/jam. Berapakah jarak yang ditempuh dika?

Jawaban :

V = s/t

1 km/jam = s/15 menit.

10 km / jam x 1.000 m/60menit = s/15 menit.

166 m/menit = s/15menit.

s = 166 m/menit x 15 menit

s = 2.490 m = 2,49 km.

 

7. Ahmad mengendarai sepedamotor dengan kecepatan sedang. iya keluar dari rumah pukul 03.00. ia ingin pergi ketempat neneknya yang jarak tempuhnya adalah 24 km. kecepatan motor yang dikendarai oleh ahmad adalah 80 km/jam. Pukul berapakah reza akan sampai kerumah neneknya?

Jawaban :

t = s/v

t = 24 km / 80 km/jam x 60 menit = 18 menit.

Jadi ahmad akan sampai ke tempat nenek pukul 03.18.

 

Itulah contoh-contoh soal tentang jarak, kelajuan, kecepatan dan perpindahan pada suatu benda yang bergerak. Sedikit ulasan kami tentang Rumus Kecepatan, Menghitung Jarak Kecepatan dan Kelajuan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman.

 

Jangan lupa untuk selalu update tugassekolah.info untuk mengetahui pelajaran-pelajaran atau tugas sekolah yang membuat teman-teman masih bingung, terima kasih.

Rumus Kecepatan, Menghitung Jarak Kecepatan dan Kelajuan | lina | 4.5