Rumus Matematika Untuk Bangun Datar Lengkap

Rumus Matematika Bangun Datar Lengkap

Rumus Matematika Untuk Bangun Datar Lengkap – Bangun datar adalah suatu bangun yang hanya memiliki bentu 2 dimensi atau bias disebut dengan bangun yang mmeiliki bentuk rata dan tidak memiliki isi. Bangun datar ini hamper menyerupai bangun ruang yang sudah kami jelaskan pada artikel sebelumnya. Tetapi dari kedua bangun ini memiliki perbedaan. Apa perbedaan bangun datar dan bangun ruang ? perbedaannya adalah dimensi, dimana bangun datar memiliki 2 dimensi dan bangun ruang memiliki 3 dimensi. Namun bukan hanya dimensi yang berbeda, tetapi rumus bangun datar dan rumus bangun ruang juga berbeda karena bangun ruang memiliki fungsi yang meluas. Sedangkan bangun datar hanya memiliki panjang dan lebar saja.

 

Untuk lebih mudahnya anda bisa mengamati suatu helai kertas, dimana pada kertas tersebut hanya memilki dimensi panjang dan lebar tetapi tidak memiliki tinggi layaknya sebuah buku. Untuk suatu bangun yang juga memilki bentuk 3 (tiga) dimensi seperti halnya sebuah buku maka bangun tersebut disebut bangun ruang. Atau dengan kata lain jika kita mengamati sebuah benda contohnya sebuah piramid, yang disebut dengan bangun datar pada piramid tersebut adalah sisi permukaan yang berbentuk segitiga. Sedangkan piramid itu sendiri disebut sebagai bangun ruang. Pada bangun datar tidak harus selalu berbentuk segi empat atau segitiga. Apapun bentuk atau pola bangun tersebut yang pasti jika tidak memilki isi atau ruang maka bangun tersebut adalah bangun datar. Untuk mudahnya bangun datar pada suatu benda adalah permukaannya saja.

 

Dalam bangun datar memiliki banyak contoh mulai dari bangun datar yang beraturan hingga bangun datar yang tidak beraturan. Pada penjelasan ini kami akan menjelaskan tentang rumus bangun datar lengkap dan gambarnya. Dalam penjelasan yang kami uraikan ini, semoga membuat teman-teman lebih paham dalam rumus bangun datar secara menyeluruh. Bangun datar ini sering sekali kita jumpai di berbagai tempat dan mudah sekali untuk ditemukan. Contoh dari bangun datar yaitu persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, jajar genjang, segi lima, layang-layang, dan bangun datar lainnya.

 

Pada artikel ini kami akan membahas semua rumus yang ada pada bangun datar. Mulai dari rumus luas dan keliling bangun datar beserta contohnya. Tentunya penjelasan ini akan membuat teman-teman mudah memahami dan mengerti tentang rumus matematika bangun datar. Inilah penjelasan lengkap tentang bnagun datar dan rumus-rumusnya :

Rumus Bangun Datar

Persegi

Persegi adalah suatu bentuk dimana hanya memiliki sisi yang sama panjang dan memiliki sudut 90 derajat.

 

Rumus :

Luas = sisi x sisi

Keliling = 4 x sisi

Contoh soal :

Tentukan luas dan keliling pada bangun datar persegi dengan ukuran 55 cm!

Jawaban :

Luas = s x s

Luas = 55 cm x 55 cm

Luas = 3025 cm2

Keliling = 4 x s

Kel = 4 x 55 cm

Kel = 220 cm

Jadi, luas dan keliling pada persegi tersebut yaitu luas 3025 cm2 dan keliling 220 cm.

 

Persegi Panjang

Persegi panjang adalah suatu bentuk yang dimana secara fisik hamper sama dengan persegi. Namun persegi panjang ini memiliki panjang yang lebih. Sehingga bentuk ini memiliki panjang, lebar dan memiliki sudut 90 derajat yang sama dengan persegi.

Rumus :

Luas = panjang x lebar

Keliling = 2 x (panjang + lebar)

 

Contoh :

Pak subur memiliki kebun berbentuk persegi panjang dengan panjang 20 m dan lebar 31 m. hitung luas dan keliling kebun pak subur tersebut !

Jawaban :

Luas = p xl

L = 20 m x 31 m

L = 620 m2

Keliling = 2 x (p + l)

Kel = 2 x (20 + 31)

Kel = 2 x 51

Kel = 102 m

Jadi, luas dan keliling kebun pak subur yaitu luas 620 m2 dan keliling 102 m.

 

Segitiga

Segitiga adaah suatu bentuk bangun yang memiliki 3 sisi, dan tiga-tiganya memiliki sudut 45 derajat.

Rumus :

Luas = ½ x alas x tinggi

Keliling = sisi a + sisi b + sisi c

 

Contoh :

Suatu segitiga sama sisi mempunyai panjang alas8 cm dan tinggi 6 cm. Berapa Luas segitiga tersebut

Jawaban :

 

Luas = ½ x alas x tinggi

L  = ½ x 8 x 6

L  = 24 cm2

 

Jajar Genjang

Jajar genjang adalah suatu bentuk bangun yang hamper meyerupai persegi, namun bangun ini memiliki postur miring. Sehingga pada sisi bagian kanan dan kiri pada bnagun datar ini menjadi miring.

Rumus :

Luas = alas x tinggi

Keliling = 2 x (sisi a + sisi b)

 

Contoh :

Suatu jajaran genjang mempunyai panjang= 7 cm dan lebar= 3 cm. Berapa keliling dan luas jajaran genjang tsb?

Jawab :

Keliling  = 2 (p+l)

Kel = 2 x (7 cm+3cm)

Kel = 20 cm

 

Luas  = alas x tinggi

L = 7 cm x 3 cm

L = 21 cm2

 

Layang-layang

Laying adalah suatu bentuk bangun yang memiliki diagonal, karena bentuk laying-layang ini sama persis dengan mainan layangan anak-anak. Dimana bagian sisi atas layang-layang lebih pendek daripada sisi bagian bawah layang-layang. Dan bangun ini memiliki diagonal pada bagian dalam layang-layang. Dimana diagonal 1 sisinya lebih panjang dari pada diagonal 2.

Rumus :

Luas = ½ x diagonal 1 x diagonal 2

Keliling = 2 x (sisi a + sisi b)

 

Contoh :

Tentukan keliling dari bangun datar layang-layang dengan sisi a = 10 dan b = 21!

Jawaban :

Keliling = 2 x (sisi a + sisi b)

Kel = 2 x (10 + 21)

Kel = 2 x 31

Kel = 63 cm

 

Belah Ketupat

Belah ketupat adalah suatu bentuk bangun yang hamper menyerupai persegi. Bentuk persegi hanya diputar 45 derajat maka sudah membentuk belah ketupat. Namun pada belah ketupat ini juga memiliki diagonal sama seperti layang-layang. Tetapi bedanya diagonal pada belah ketupat ini sama panjangnya.

Rumus :

Luas = ½ x diagonal 1 x diagonal 2

Keliling = 4 x sisi

 

Contoh :

Panjang sisi belah ketupat 5 cm, berapakah kelilingnya ?

Jawab :

Keliling = 4 x sisi

Kel = 4 x 5 cm

Kel = 20 cm

 

 

Trapesium

Trapesium adalah suatu bentuk bangun yang hamper meyerupai persegi panjang. Namun pada bangun ini sisi kanan dan kirinya memiliki kemiringan yang masuk kedalam, sehingga sisi bagian atas lebih kecil dibandingkan sisi bagian bawah.

Rumus :

Luas = ½ x (a + c) x tinggi

Keliling = sisi a + sisi b + sisi c + sisi d

 

Contoh :

Tentukan luas dari trapesium pada gambar diatas dengan a = 17 cm, b = 12 cm, c = 29 cm, d = 11 cm, dan t = 8 cm!

Jawaban:

Luas = ½ x (a + c) x t

L = ½ x (17 + 29) x 8

L = ½ x 368

L = 184 cm

 

Lingkaran

Lingkaran adalah suatu bangun yang tidak memiliki sudut. Karena lingkaran ini berbentuk bulat 360 derajat maka dari itu bangun ini tidak memiliki sudut.

 

Rumus :

r = jari-jari

d = diameter

Luas = π x r2

Keliling = π x d

 

Contoh :

Suatu lingkaran mempunyai diameter 12 cm, berapakah luas dan keliling lingkaran tersebut ?

Jawab :

d = 12 cm ; d = 2r  ð r = 6

 

Luas    = π 2

= 3,14 x 62 cm2

= 113,04 cm2

 

Keliling   = 2 π r

= 2 x 3,14 x 6 cm

= 37,68 cm

 

 

Itulah contoh soal bangun datar beserta penjelasan bangun datarnya. Sedikit ulasan kami tentang Rumus Matematika Untuk Bangun Datar Lengkap. Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman.

 

Jangan lupa untuk selalu update tugassekolah.info untuk mengetahui pelajaran-pelajaran atau tugas sekolah yang membuat teman-teman masih bingung, terima kasih.

Rumus Matematika Untuk Bangun Datar Lengkap | lina | 4.5